Cara Upgrade SKK Anda Sesuai Jenjang dan Bidang Keahlian

Cara Upgrade SKK Anda Sesuai Jenjang dan Bidang Keahlian

Pendahuluan

Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) merupakan bukti formal atas kemampuan dan keahlian seseorang di bidang tertentu. Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, memiliki SKK dengan jenjang yang sesuai dan terbaru menjadi nilai tambah penting, baik untuk pengembangan karier maupun kepatuhan terhadap regulasi. Upgrade SKK adalah proses peningkatan jenjang atau level sertifikasi sesuai dengan pengalaman, tanggung jawab kerja, dan hasil uji kompetensi terbaru. Artikel ini akan membahas cara dan syarat melakukan upgrade SKK anda secara tepat.

1. Pahami Jenjang SKK Sesuai Bidang Anda

SKK umumnya memiliki jenjang mulai dari level dasar hingga ahli, yang biasanya diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Operator / Terampil
  • Teknisi / Analis
  • Ahli Madya
  • Ahli Utama

Contoh dalam dunia konstruksi:

  • SKK Konstruksi Jenjang 1 (Tenaga Terampil)
  • SKK Konstruksi Jenjang 2–9 (Tenaga Ahli)

Pastikan Anda mengetahui posisi Anda saat ini dan jenjang yang ingin dituju.

2. Penuhi Persyaratan Pengalaman dan Pendidikan

Untuk mengajukan upgrade SKK, umumnya Anda perlu memenuhi:

  • Masa kerja minimal (misalnya 2–5 tahun di jenjang sebelumnya)
  • Ijazah atau sertifikat pendidikan yang relevan
  • Portofolio pekerjaan (laporan, foto, dokumen proyek)
  • SK atau bukti penempatan posisi pekerjaan sebelumnya

3. Ikuti Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Jika Diperlukan)

Beberapa bidang mewajibkan pelatihan atau refreshment sebelum uji kompetensi ulang, terutama untuk jenjang yang lebih tinggi atau bidang teknis berisiko tinggi.

Pelatihan ini bisa diselenggarakan oleh:

  • Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
  • Balai Latihan Kerja (BLK)
  • Asosiasi profesi atau lembaga diklat resmi

4. Ajukan Uji Kompetensi di LSP yang Terakreditasi

Langkah selanjutnya adalah mengikuti uji kompetensi melalui:

  • Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Proses ini meliputi:

  • Verifikasi dokumen
  • Wawancara / observasi lapangan
  • Tes praktik atau studi kasus sesuai bidang

5. Terbitkan SKK Baru

Jika dinyatakan kompeten, Anda akan mendapatkan SKK dengan jenjang terbaru, yang berlaku selama 3–5 tahun tergantung bidangnya. Pastikan Anda menyimpan versi fisik dan digital untuk keperluan administrasi kerja atau tender proyek.

6. Lakukan Pemutakhiran Data Secara Berkala

Beberapa sistem SKK terintegrasi secara digital, seperti:

  • SIPASTEK untuk teknisi listrik
  • SIJK (Sistem Informasi Jasa Konstruksi) untuk SKK Konstruksi

Selalu update data agar SKK Anda valid dan bisa diverifikasi oleh pemberi kerja atau instansi pemerintah.

Penutup

Cara Upgrade SKK bukan hanya soal administrasi, tapi langkah nyata dalam membuktikan peningkatan kapasitas dan profesionalisme kerja Anda. Dengan SKK jenjang lebih tinggi, Anda berpeluang mendapatkan proyek lebih besar, jabatan lebih tinggi, dan tentu saja kepercayaan lebih luas dari industri.

Jika anda tertarik dengan SBU dan SKK bisa kunjungi website kami dengan cara klik disini!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *