Pendahuluan
Sertifikat Badan Usaha (SBU) merupakan salah satu dokumen legal penting yang wajib dimiliki oleh perusahaan jasa konstruksi maupun sektor lain yang diatur oleh regulasi pemerintah. Proses pengurusan SBU sering kali dianggap rumit dan membingungkan, terutama bagi badan usaha baru atau berskala kecil. Dalam konteks inilah peran konsultan sertifikasi muncul. Namun, apakah peran konsultan benar-benar penting atau justru bisa dihindari?, Artikel ini akan membahas secara objektif kebutuhan dan efektivitas penggunaan jasa konsultan dalam proses sertifikasi SBU.
Apa Itu Konsultan Sertifikasi SBU?
Konsultan sertifikasi SBU adalah pihak ketiga yang memberikan jasa bantuan administratif, teknis, dan strategis kepada badan usaha dalam proses pengurusan atau perpanjangan SBU. Mereka biasanya memahami alur birokrasi, regulasi terkini, sistem OSS-RBA, dan dokumen teknis yang diperlukan.
Tahapan Sertifikasi SBU Secara Umum
Untuk memahami di mana konsultan berperan, berikut adalah tahapan umum pengurusan SBU:
- Pendaftaran dan pengisian data usaha di OSS-RBA
- Pengunggahan dokumen legalitas perusahaan (akte, NPWP, SIUP/NIB, dsb.)
- Verifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU)
- Pemeriksaan kualifikasi dan klasifikasi usaha
- Terbitnya SBU bila semua persyaratan lengkap
Tahapan ini tampak sederhana di atas kertas, tetapi pada praktiknya bisa menjadi kompleks, terutama jika perusahaan belum familiar dengan sistem digital dan klasifikasi usaha.
Peran Konsultan dalam Proses Sertifikasi SBU: Membantu atau Membebani?
Manfaat Menggunakan Konsultan:
- Efisiensi waktu dan tenaga: Konsultan berpengalaman dapat mempercepat proses yang bagi perusahaan baru bisa memakan waktu berminggu-minggu.
- Meminimalkan kesalahan dokumen: Kesalahan kecil seperti format akta atau ketidaksesuaian bidang klasifikasi bisa menggagalkan permohonan.
- Mengikuti regulasi terbaru: Aturan sertifikasi sering diperbarui. Konsultan profesional biasanya selalu update.
- Pendampingan audit dan verifikasi: Beberapa konsultan juga membantu menghadapi proses verifikasi LSBU.
Kekurangan atau Risiko:
- Biaya tambahan: Menggunakan jasa konsultan tentu menambah beban biaya, dan tidak semua konsultan transparan soal tarif.
- Ketergantungan: Perusahaan bisa menjadi kurang mandiri dalam mengelola perizinan jika terlalu bergantung.
- Risiko jasa abal-abal: Tidak sedikit konsultan informal yang menjanjikan “jalan pintas” atau sertifikat cepat, yang berisiko hukum.
Kapan Konsultan Menjadi Penting?
- Perusahaan baru atau tidak punya staf legal yang berpengalaman.
- Perusahaan ingin mendaftar lebih dari satu klasifikasi dan kualifikasi.
- Terjadi kendala teknis di sistem OSS atau LSBU yang membingungkan.
- Perusahaan berada di wilayah yang akses informasinya terbatas.
Kesimpulan
Apakah konsultan penting? Jawabannya: relatif, tergantung pada kapasitas internal perusahaan. Jika perusahaan memiliki tim legal dan administratif yang andal serta memahami sistem OSS dan proses sertifikasi, peran konsultan bisa diminimalkan. Namun, bagi badan usaha yang masih baru, tidak familiar dengan regulasi, atau ingin efisiensi dalam waktu dan proses, menggunakan jasa konsultan bisa sangat membantu.
Jika tertarik dengan SBU dan SKK bisa kunjungi website kami dengan cara klik disini!

