Dalam dunia jasa konstruksi, legalitas dan kompetensi sebuah perusahaan menjadi syarat utama agar dapat dipercaya dan diakui secara profesional. Salah satu bukti legalitas tersebut adalah Sertifikat Badan Usaha (SBU).
Namun, sebelum SBU diterbitkan, setiap perusahaan wajib melewati tahapan penting yaitu verifikasi dan validasi data badan usaha.
Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu SBU, mengapa proses verifikasi dan validasi penting, serta bagaimana langkah-langkahnya dilakukan sesuai regulasi terbaru.
โ๏ธ Apa Itu Sertifikat Badan Usaha (SBU)?
SBU (Sertifikat Badan Usaha) adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) untuk menyatakan bahwa sebuah badan usaha memiliki kemampuan, kompetensi, dan klasifikasi usaha sesuai bidang konstruksi yang dijalankan.
SBU menjadi syarat wajib bagi perusahaan yang ingin:
- Mengikuti tender proyek pemerintah atau swasta,
- Melakukan kerja sama dengan instansi resmi,
- Membuktikan kualifikasi dan klasifikasi usaha, serta
- Menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan jasa konstruksi nasional.
๐ Dasar Hukum Penerbitan SBU
Penerbitan dan pengelolaan SBU diatur oleh beberapa peraturan berikut:
- Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi
- Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Jasa Konstruksi
- Permen PUPR Nomor 6 Tahun 2021 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi
- Surat Edaran LPJK No. 3 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data Badan Usaha
Dengan adanya regulasi tersebut, setiap perusahaan jasa konstruksi wajib melakukan verifikasi dan validasi data melalui LPJK dan sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach).
๐งฉ Apa Itu Verifikasi dan Validasi Data Badan Usaha?
๐น Verifikasi Data
Verifikasi adalah pemeriksaan administratif terhadap dokumen yang diajukan oleh badan usaha.
Proses ini memastikan bahwa data perusahaan sesuai dengan dokumen resmi, seperti:
- Akta pendirian dan perubahan perusahaan,
- Nomor Induk Berusaha (NIB),
- Surat Keterangan Domisili,
- Data tenaga ahli dan peralatan,
- Bukti pengalaman kerja proyek.
๐น Validasi Data
Sementara itu, validasi adalah proses pemeriksaan teknis dan faktual yang dilakukan oleh LPJK untuk memastikan bahwa data dan dokumen yang telah diverifikasi benar-benar sesuai kondisi lapangan.
Artinya, LPJK akan menilai kebenaran, kelayakan, dan kesesuaian kompetensi badan usaha sebelum SBU diterbitkan.
๐ Tahapan Proses Verifikasi dan Validasi SBU
Berikut alur umum yang harus dilalui perusahaan untuk memperoleh SBU resmi:
- Pendaftaran dan Pengajuan Data Badan Usaha
Badan usaha mendaftar melalui sistem OSS RBA dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan. - Pemeriksaan Awal oleh Asosiasi Badan Usaha (BUJK)
Asosiasi akan melakukan pengecekan awal terhadap kelengkapan dokumen dan kesesuaian klasifikasi usaha. - Verifikasi Administratif oleh LPJK
LPJK menilai validitas data legal, tenaga kerja konstruksi, serta pengalaman proyek yang diajukan. - Validasi Teknis dan Faktual
Dilakukan oleh tim LPJK yang akan memastikan kesesuaian data dengan fakta di lapangan.
Pada tahap ini, tenaga ahli dan peralatan konstruksi juga akan diperiksa kelayakannya. - Penerbitan Sertifikat Badan Usaha (SBU)
Setelah seluruh data diverifikasi dan divalidasi, LPJK akan menerbitkan SBU digital yang dapat diunduh melalui sistem OSS atau laman LPJK online.
๐งพ Dokumen yang Wajib Disiapkan
Agar proses berjalan lancar, berikut beberapa dokumen penting yang perlu disiapkan:
- Akta pendirian dan SK Kemenkumham
- NPWP dan NIB
- KTP pemilik dan pengurus badan usaha
- Bukti kepemilikan kantor (sertifikat/sewa)
- Daftar tenaga ahli bersertifikat SKA/SKT
- Daftar alat dan bukti kepemilikan
- Laporan pengalaman proyek dan nilai kontrak
๐ข Manfaat Melakukan Verifikasi dan Validasi dengan Benar
- โ Mempercepat penerbitan SBU tanpa revisi berulang.
- โ๏ธ Menjamin legalitas usaha sesuai standar LPJK dan Kementerian PUPR.
- ๐ Meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata klien dan lembaga tender.
- ๐งพ Meminimalkan risiko penolakan atau sanksi administratif karena data tidak sesuai.
- ๐ Menjadi bukti tanggung jawab profesional dalam menjalankan usaha konstruksi.
๐ก Tips Agar Proses SBU Lancar
- Pastikan seluruh dokumen terbaru dan terlegalisir.
- Gunakan tenaga ahli bersertifikat SKA/SKT aktif.
- Periksa ulang klasifikasi dan sub-klasifikasi yang diajukan agar sesuai bidang usaha.
- Gunakan layanan konsultan profesional bila diperlukan untuk menghindari kesalahan administratif.
โ Kesimpulan
Proses verifikasi dan validasi data badan usaha merupakan tahapan penting dalam penerbitan Sertifikat Badan Usaha (SBU).
Tanpa tahapan ini, LPJK tidak dapat memastikan legalitas dan kompetensi perusahaan di bidang jasa konstruksi.
Dengan melakukan verifikasi dan validasi secara benar, perusahaan tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga membangun reputasi profesional dan meningkatkan peluang mendapatkan proyek besar.
๐ Call To Action (CTA)
๐ฌ Ingin mengurus atau memperbarui SBU perusahaan Anda?
Kami menyediakan layanan pengurusan SBU cepat, resmi, dan terverifikasi LPJK.

