Pendahuluan
Dalam dunia kerja dan administrasi profesional, ada dua jenis surat yang sering diminta oleh instansi atau perusahaan: Surat Keterangan Kerja (SKK) dan Surat Referensi Kerja. Meskipun terlihat mirip, keduanya memiliki fungsi, isi, dan tujuan yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar tidak salah dokumen saat melamar pekerjaan, mengurus visa, atau mengajukan pinjaman.
1. Apa Itu Surat Keterangan Kerja (SKK)?
Surat Keterangan Kerja adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan yang menyatakan bahwa seseorang pernah atau sedang bekerja di tempat tersebut. SKK biasanya bersifat faktual dan administratif, tanpa memberikan penilaian subjektif terhadap kinerja karyawan.
Isi Umum SKK:
- Nama lengkap karyawan
- Jabatan atau posisi
- Lama bekerja (tanggal mulai – tanggal selesai, jika sudah keluar)
- Status kepegawaian (kontrak, tetap, atau lainnya)
- Tujuan pembuatan surat (opsional, misalnya: untuk pengajuan visa, beasiswa, dll.)
2. Apa Itu Surat Referensi Kerja?
Berbeda dengan SKK, Surat Referensi Kerja adalah dokumen yang tidak hanya menyatakan bahwa seseorang pernah bekerja di suatu tempat, tetapi juga memberikan penilaian atas kinerja, etika kerja, dan perilaku profesional orang tersebut.
Isi Umum Surat Referensi:
- Nama dan jabatan mantan karyawan
- Lama bekerja
- Penilaian terhadap kualitas kerja
- Rekomendasi terhadap calon pemberi kerja baru
- Nama dan jabatan pemberi referensi
3. Perbedaan Utama
| Aspek | SKK | Surat Referensi Kerja |
|---|---|---|
| Tujuan | Administratif | Rekomendasi/kredibilitas |
| Isi | Data kerja | Penilaian + data kerja |
| Sifat | Netral/objektif | Subjektif & mendukung |
| Dikeluarkan oleh | HR atau perusahaan | Atasan langsung atau pihak yang mengenal kinerja |
| Digunakan untuk | Visa, bank, beasiswa | Melamar kerja, promosi, networking |
4. Mana yang Dibutuhkan?
- Jika kamu sedang melamar kerja dan perusahaan ingin tahu bagaimana reputasimu, maka Surat Referensi Kerja lebih dibutuhkan.
- Jika kamu perlu dokumen legal/formal untuk pengajuan visa, kredit bank, beasiswa, atau administrasi lain, maka yang diminta biasanya adalah Surat Keterangan Kerja (SKK).
- Dalam beberapa kasus, keduanya bisa diminta bersamaan.
5. Tips Meminta Kedua Surat Ini
- Mintalah SKK langsung ke HRD dengan menyebutkan tujuan permintaan secara jelas.
- Minta Surat Referensi Kerja secara pribadi kepada atasan atau rekan senior yang mengenal baik kinerjamu.
- Pastikan semua informasi terbaru dan sesuai dengan CV kamu.
Kesimpulan
SKK dan Surat Referensi Kerja memiliki peran penting namun berbeda. SKK bersifat administratif dan netral, sedangkan Surat Referensi lebih bersifat rekomendatif. Mengetahui kapan dan untuk apa masing-masing digunakan akan memudahkan kamu dalam berbagai urusan profesional dan administratif.
Jika anda tertarik dengan sbu dan skk bisa kunjungi website kami dengan klik disini!

